Selasa, 28 April 2015

Sistem Ekonomi Indonesia

1. Pengertian sistem 

Makna dari kata sistem menurut saya adalah sesuatu atau sebuah hal yang di gagas manusia atau di bentuk dari pemikiran pemikiran bersama untuk menjadi sebuah rangkain yang teratur dan dapat dijalankan atau di gunakan guna mempermudahnya pengerjaan sesuatu pekerjaan manusia dan dapat mencapai target sesuai keinginan.

2. Sistem Ekonomi dan Sistem Politik

Disetiap negara memiliki sistem ekonomi dan sistem politik  masing - masing yang diterapkan dalam menjalankan suatu negara. berhubung saya tinggal di Indonesia saya mau membahas tentang sistem ekonomi dan sistem politik di Indonesia. Indonesia sebagai negara yang besar dengan kekayaan alam yang sangat berlimpah sudah seharusnya memiliki sistem ekonomi dan sistem politik agar berlangsungnya kehidupan bernegara semakin membaik.

Karena Indonesia sempat dijajah beberapa negara dan ahkirnya secara otomastis Indonesia terpengaruh menganut sistem ekonomi dari negara yang menjajah Indonesia. Pada masa penjajahan Indonesia menganut sistem ekonomi Liberal, dan berubah kembali pada saat masa orde baru menjadi Sistem demokrasi ekonomi. Sejak masa reformasi dengan berbagai pembelajaran dan pengujian ahkirnya Indonesia memmilih enerapkan sistem ekonomi Demokrasi Pancasila, dimana semua perekonomian mengacu pada Pancasila dan diatur oleh Undang Undang Dasar 45.

Perubahan penerapan sistem ekonomi Indonesia juga dipengaruhi oleh sistem politik di Indonesia, sistem politik indonesia sendiri pun berubah, sempat dari masa kolonial atau penjajahan, masa demokrasi liberal, demokrasi terpimpin, hingga masa demokrasi pancasila. Setiap masa sistem politik memiliki gaya kepemimpinan masing - masing yang pasti memiliki satu tujuan yaitu  memajukan dan membentuk Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi.


3. Kapitalisme dan Sosialisme

Beragam jenis sistem ekonomi di antaranya adalah kapitalisme dan sosialisme. Saya akan menjelaskan sedikit tentang kedua sistem ekonomi ini.

Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi.

 Jadi secara singkat, sistem ekononomi kapitalisme adalah sistem ekonomi yang memberi kebebasan kepada pelaku ekonomi untuk melakukan produksi hingga terjadi transaksi jual beli, namun pemerintah bisa turut campur atau tidak turut campur agar kelangsungan ekonomi dapat berjalan lancar.

Sosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng, dan lain sebagainya.

Sementara sistem ekonomi sosialisme secara singkat adalah sistem ekonomi yang juga memberikan kebebasan kepada pelaku ekonomi untuk kebutuhan pribadi namun tetapi tetap pemerintah yang mengatur tata kehidupan perekonomian yang menyangkut kebutuhan orang banyak.

4. Persaingan Terkendali 

Indonesia mengakui kepemilikan individual atas faktor - faktor produksi, kecuali untuk sumber daya. Sumber daya yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Hal ini sebagaimana diketahui bersama, diatur dengan tegas oleh Pasal 33 UUd 1945. Jadi secara konsistional sistem ekonomi Indonesia bukan kapitalisme dan bukan sosialisme. 

Kompetensi untuk memperbaiki taraf kehidupan. Berkenaan dengan kompotensi antar indiviu, pemerintah tidak membatasi pilihan seseorang untuk memasuki bidang pendidikan yang diminatnya. Tetapi juga tidak membiarkan orang orang memasuki bidang pendidikan yang sudah jauh dari pasar tenaga kerja. Jadi tidak sepenuhnya dilepas kepada pihak swasta, juga bukan sekedar menyedihkan anggaran atau subsidi dana pendidikan sebagaimana yang berlangsung pada umumnya di Negara Negara kapitalis.

Namun untuk menghindari persaingan tidak sehat dalam pasar barang tertentu yang sudah jenuh, pemerintah mengendalikannya dengan membuka prioritas-prioritas bidang usaha. Sangat terbuka peluang bagi setiap pekerja / pemodal untuk mendapatkan imbalan lebih. Iklim persaingan berekonomi dan kompotensi berbisnis di Indonesia bukanlah persaingan yang berlepas-lepas, melainkan persaingan yang terencana-terkendali. Dalam system ekonomi kapitalis persaingan bersifat bebas tanpa kendali pemerintah. sedangkan dalam sistem ekonomi sosialis, perencanaan terpusat, sehingga persaingan praktis terkendali, atau bahkan tidak ada sama sekali. Indonesia tidak begitu.Indonesia tidak sepenuhnya menyediakan perekonomian pada mekanisme pusat.

5. Kadar Kapitalisme dan Sosialisme

Kadar kapitalisme dan sosialisme dapat diukur dari unsur - unsur penerapan sistem ekonomi. di Indonesia tidak menggunakan namun ada unsur - unsur dari kapitalisme dan sosialisme yang di terapkan di Indonesia. Sebagai contoh setiap pelaku ekonomi bebas membuka usaha, namun tetap sumber daya untuk orang banyak seperti air, listrik, gas, sumber daya alam lain tetap di atur oleh pemerintah melalui Undang Undang Dasar 45 bukan di atur oleh peorangan. 

Investasi Menarik dan Menjanjikan

Jaman sekarang ini banyak orang yang lebih memilih investasi sebagai pengalokasian uang. Karena dijaman sekarang ini ketika memegang uang dalam jumlah berlebih malah akan menjadikan kita boros. 
Sebaiknya jika memang kita merasa sudah memiliki uang yang cukup banyak, sebaiknya kita alokasikan ke investasi supaya sebagai perputarab uang kita juga dapat sebagai tabungan berbentuk yang dapat sewaktu waktu kita bisa cairkan menjadi uang.

Contoh investasi yang menarik da berprospek cerah, yaitu:
  • Emas / Logam Mulia (Fine Gold)
Investasi emas atau logam mulai adalah investasi yang berprospek baik karena harga emas yang relatif meningkat meskipun bisa turun. Namun emas sewaktu waktu dapat di cairin menjadi uang ketika butuh dana mendadak.
  • Property 
Investasi selanjutnya adalah property. Contohnya adalah tanah atau rumah ataua bangunan komersial. Tanah juga harganya meningkat setiap tahunnya karena lahan semakin sempit namun kebutuhan semakin tinggi. rumah dan bangunan komersial yang strategis dapat diberdayakan selain sebagai investasi dapat dijadikan sebagai pasif income dengan di sewakan atau di jadikan tempat usaha.

  • Saham
Investasi dalam bentuk saham mungkin memiliki resiko yang lumayan tinggi. Ketika memutuskan untuk berinvestasi kita harus terus memperhatikan pertumbuhan dari saham yang kita miliki. Atau kita bisa memnita seorang untuk memainkan saham kita. Orang yang memainkan saham orang biasanya disebut pialang. Pialang ini yang bertugas untuk menentukan menjual atau membeli saham.

  • Deposito
Jika kita males berpikir atau kita males untuk mengambil resiko. Kita bisa menginvestasikan uang kita di bank dengan membuka deposito. Dan ternyata lumayan juga bunga yang ditawarkan dari bank.

Itulah beberapa pilihan untuk berinvestasi, mungkin masih banyak investasi - investasi yang menggiurkan, Hanya saja saya berpikir dengan simple dan berusaha investasi yang menguntungkan. Jika artikel saya ada yang kurang lengkap atau mungkin ada yang tidak sepaham saya minta maaf, namun ini hanya pemikiran yang saya punya dan saya ingin berbagi. Thank youu..

Used Car sebagai solusi

Apa anda berpikir untuk membeli mobil? saya rasa semua orang ingin memiliki kendaraan entah itu mobil atau motor. Pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit sharing tentang kendaraan second atau disebut used car. 

Ketika anda memiliki uang yang masih belum cukup untuk dijadikan DP mobil baru, barangkali used car bisa menjadi solusi anda. Jangan berpikir negatif tentang kendaraan bekas ini, terkadang mobil yang jual dijual di showroom used tidak semua jelek atau dalam kondisi buruk. jelihlah dalam hal yang sangat sepele sampai paling kompleks. 

Untuk masalah harga, biasanya para pemain used cars mematok dari merk mobil, jenis mobil, tahun, tipe, dan warna. Sedikit bocoran yang saya adalah para penjual mobil bekas itu biasa mencari keuntungan sekita 5-10 juta rupiah tergantung dari yang saya sebutkan tadi dan harga pasaran dari mobil itu sendiri. Namun untuk harga relatif fleksibel sih, masih bisa tawar menawar, disitu anda diuji untuk beradu argument untuk mendapat harga bagus dengan kualitas mobil yang menurut anda baik.

Singkat aja nih, saya mau ngasih sedikit tips dalam memilih kendaraan bekas atau used car. yaitu di antaranya:

1. Yang sangat perlu diperhatiin adalah keabsahan dari surat - surat kendaraan itu sendiri, ibaratnya akte lahir dari si mobil yang ngejelasin dari nomer rangka, nomer mesin, sampai nomer seri kendaraan. Jangan lupa juga perhatiin daerah pajak dan  pajak si mobil hidup apa nggak. Kelengkapan surat kendaraan itu terdiri dari BPKB + Faktur pembelian, STNK, Manual Book.

2.Jangan tergiur melihat mengkilapnya body mobil, tapi utamakan mesin yang masih prima dan pehatikan ada rembesan oli atau kebocoran kebocoran dibagian mesin atau nggak. karena mesin itu yang paling vital di mobil. cek juga kelistrikannya, dari starter mobil, lampu, indikator - indikatornya hidup apa nggak. Sebisa mungkin kalo ada tanyain sama penjualnya ada gak service booknya, sehingga kita bisa cek service recordnya gimana dari pemakai sebelumnya. atau jangan ragu untuk bawa mekanik kepercayaab anda untuk cek kondisi mesin si mobil.

3. Ketika surat kendaraan lengkap, mesin juga masih prima, baru perhatiin bagian eksterior dan interiornya. 
  • Bagian Eksterior yang perlu diperhatikan, yaitu:
    • Body mobil apa kah full plat atau ada dempulan, kalau ada dempul kemungkinan mobil pernah nabrak atau pernah terjadi sesuatu
    • Karet - karet body, karet - karet jendela
    • Kaki - kaki mobil / suspensi
    • Velg original pabrik
    • Bagian Interior yang perlu di perhatikan, yaitu:
      • Karpet - karpet mobil
      • Plafon mobil pastikan original pabrik (Wol / Kulit)
      • Jok mobil dan Dashboard
      • Sound System
    Itu beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih used car sebagai solusi anda ketika masih kekurangan dana untuk membeli mobil baru. semoga bisa jadi refrensi ya artikel saya ini. thank youu..

    Pengalaman Bekerja Sebagai Marketing

    Haloo Blogger, saya kembali akan bersharing lagi nih tentang hidup saya. Bercerita pengalaman saya ketika lulus kuliah dan diposisi sebagai 2 tahun berjalan sebagai anak yatim. Ternyata ketika lulus Tuhan ijinkan papi saya yang dipanggil pulang ke rumah Bapa. Dengan hanya menyandang predikat lulusan SMA saya merasa bingung, karena juga saya hanya memiliki basic pengalaman sebagai MLM semasa sekolah. Bermodal nekad dan ingin tetap memiliki kemandirian ekonomi saya jujur mengeyampingkan kuliah karena kabarnya yang saya dengar kuliah membutuhkan biaya yang mahal. Disamping itu kaka saya masih berkuliah dan adek saya pun masih smp. Saya lebih memikirkan mereka yang dimana kaka saya masih menjalankan program sarmag S2 di Univ. Gunadarma menjadi kan saya lebih memilih untuk memprioritaskan kaka adik saya, selain itu mereka wanita yang harus bekerja dengan otak tidak seperti saya pria yang bisa bekerja dengan fisik.
    Berawal dari ke nekatan saya ini saya membuat cv yang merujuk refrensi dari google, dengan berbekal ijazah SMA lulusan IPS. Ahkirnya saya mencoba peruntungan saya melamar pekerjaan dikantor – kantor di kawasan sudirman dan hebatnya saya dilepeh mentah- mentah karena saya hanya lulusan SMA. Saya tidak menyerah, dengan gigih saya coba untuk membroadcast dari BBM ke kontak BB saya dengan kalimat “ Need Job Vacancy” dan bersyukur dari broadcast saya itu ada kontak saya yang merespon, yaitu om saya sendiri. Ternyata kantor om saya sedang membutuhkan OB, saya berpikir sekitar 2 hari, apa iya saya hanya menjadi OB? Itu pekerjaan yang menurut saya jauh dari ekspektasi saya. Ahkirnya terbesit di benak saya “Gengsi tidak membuat hidup kita bergengsi, tetapi usaha dan kerja keras bisa menjadikan hidup kita bergengsi”. Tanpa piker panjang saya ambil lowongan sebagai OB di salah kantor di kawasan Semanggi. Dan saya piker lumayan untuk memenuhi kebutuhan saya tanpa mengutik kaka adik saya. Dan juga menjadi batu loncatan saja.
    Berjalan 6 bulan sebagai OB saya mulai menikmati pekerjaan saya, yang disuruh untuk fotocopy, disuruh untuk mengantar berkas dari lantai ke lantai, dan sampa menyediakan minum untuk staff sampai diminta tolong membelikan makan siang karyawan kantor. Ternyata Tuhan Berkehendak lagi saya dipertemukan dengan teman SD saya dan ternyata perusahaan ayahnya membutuhkan karyawan di bagian sales counter atau bisa di bilang penjaga toko lah yaa. Saya berpikir lagi dan berdiskusi dengan om saya, dan ahkirnya menemukan keputusan saya ambil kesempatan sebagai penjaga toko itu. resign sebagai OB dan saya mencoba interview di perusahaan yang membutuhkan penjaga toko itu. Ternyata yang menginterview saya adalah langsung Direktur Operasional, karna ternyata saya menjadi titipan ayahnya kawan SD saya itu supaya diterima. Setelah di interview dengan DIrut Operasional itu saya di hadapkan dengan Manager Marketing di perusahaan tersebut. Melihat CV saya dengan berbekal lulusan SMA IPS dan memiliki pengalaman MLM, Manager Marketing itu tertarik untuk merekrut saya.
    Seminggu berjalan sebagai penjaga toko hamper setiap hari saya di control langsung oleh Manager Marketing yang dating ke toko tempat saya kerja. Dan tepat di 3 minggu saya dinilai memiliki kinerja yang lebih cocok untuk mengejar bola bukan menunggu seperti yang saya kerjakan saat itu. saya ditawari untuk menjadi marketing yang berjualan dengan berkeliling atau menhampiri konsumen. 3 bulan berlalu dan hebatnya saya tidak memiliki omset sama sekali karena memang saya belum memliki konsumen tetap sehingga tidak ada repeat order atau orderan baru. Dan saya mulai merasa lemas karena tepat masa probation saya di 3 bulan itu saya belum pecah telur (bahasa marketing ketika belum dapat omset untuk memenuhi target).
    Perjuangan saya berlanjut dan saya masih di beri kesempatan dan ahkirnya di bulan 5 perusahaan tempat saya bekerja mengadakan pameran di PRj kemayoran dan disitu lah kesempatan besar saya untuk meraup omset yang besar. Dengan bantuan marketing senior sebagai rekan saya di pameran itu ahkirnya saya berhasil pecah telur dengan nilai jual yang saya hasilkan sekitar 15 juta selama 3 hari. Ahkirnya saya lega dan saya dipanggil untuk bertemu dengan Manager Marketingnya dan ternyata mngucapkan selamat, dan selain itu saya mendapat tugas tambahan untuk memaintanance client. Yang di percayakan kepada saya diluar didugaan karena clientnya adalah ATPM besar kebetulah saya perusaaan dibidang otomotif seperti tyre service dan equipment workshop, ATPM itu diantaranya adalah Suzuki, KIA, Hyundai, Ford, dan Chery dimana  itu adalah dealer dealer besar yang memiliki banyak cabang yang tersebar.
    Benar saja pada bulan 6 saya dipromosikan sebagai Excecutive Marketing dengan plafon target 250 juta per bulan. Bukan sombong tapi dengan client yang lumayan seperti Suzuki yang sekali order bernilai besar itu masih target yang kecil selain harga barang yang memang tinggi. Dan ahkirnya target saya terpenuhi dan bersyukur terkadang bisa melampaui.

    Saya berkerja di perusahaan itu hanya sekitar 9 bulanan kurang karena saya mendapatkan lowongan kerja baru yang direkemondasikan oleh rekan gereja saya. Sharing saya Selanjutnya saya akam bercerita tentang pekerjaan baru saya. Sekian dulu yaa Blogger. Thank you..

    Pengalaman Menjalani MLM

                Halo para Blogger, kali ini saya akan sharing tentang pengalaman pribadi saya sewaktu masa di tingkat Sekolah Menengah Atas. Berawal dari keinginan pribadi yang sudah bosan dengan pulang sekolah dihabiskan dengan berkumpul dengan teman – teman di warung kopi di dekat sekolah kami, saya memutuskan untuk sok – sokan mencari pekerjaan sampingan demi kemandirian ekonomi saya pribadi guna nggak ngerepotin orang tua saya meski terbilang orang tua saya masih sanggup untuk menghidupi saya.
                Kebetulan posisi saya sudah kelas 11 SMA dan Tuhan ijinkan saya sebagai anak piatu. Saat itu saya harus dituntut untuk mandiri dalam hal rumah tangga seperti mencuci pakaian, memasak, berish – bersih rumah. Umur papi saya yang sudah tidak muda menjadi motivasi saya untuk mencoba untuk memandirikan ekonomi saya, karena yang terpikir oleh saya adalah papi saya dengan usia yang sudah setengah abad itu harus bekerja dengan menjalankan wiraswastanya di bidang elektronik dan jasa untuk menghidupi ketiga anaknya,
                Singkat cerita, ketika pulang sekolah kebetulan saya sedang duduk sambil ngobrol di salah satu resto fast food dengan seorang kawan, dan saya mengungkapkan keinginan saya kepada kawan saya itu bahwa saya ingin mencari pekerjaan sampingan. Tanggapan teman saya awalnya menganggap statement saya hanya guyonan karena dia tau betul saya adalah anak yang sudah lumayan tercukupi di hal finansial dan fasilitas. Obrolan kami berlanjut dan saya menunjukan keseriusan saya ke kawan saya itu. Ahkirnya ada beberapa refrensi dari kawan saya dan kawan saya sempat merekomendasikan Multi Level Marketing / MLM.
                Ahkirnya saya coba cari informasi tentang MLM itu apa, bagaimana, dan MLM apa aja di Indonesia dengan segala produk yang dimiliki serta marketing plannya. Ada beberapa MLM yang menarik perhatian saya pada waktu itu, diantaranya K-link, Herbalife, Amway, Dan Melia Nature Indonesia. Setelah sekian lama saya menimbang dan memikirkan saya memutuskan untuk memilih Melia Nature Indonesia karena menurut saya pada waktu itu dengan hanya ada 2 produk, dengan sistem marketing plan yang sederhana, dan penawaran bonus yang menarik membuat saya tertarik, karena saya termasuk orang yang males ribet.
                Setelah memutuskan MLM itu yang saya pilih, kendala selanjutnya adalah saya tidak memiliki koneksi atau prosedur gimana cara untuk bergabung di MLM itu. Berselang beberapa waktu yang cukup lama, kebetulan siang pulang sekolah saya berdua kawan karib saya itu pulang bareng dan sebelum pulang kami mampir di tukang mie ayam kaki lima untuk makan siang sebentar. Selesai kami makan tiba – tiba ada 2 orang yang menghampiri kami berdua dengan pakaian casual berusaha berkenalan dan menawarkan sesuatu.
                Dengan perasaan campur aduk kami coba untuk menerima namun tetap waspada, dan terjadi perbincangan di antara kami. Dan puji Tuhan 2 orang itu menawarkan sebuah peluang bisnis dan mereka menjelaskan yang disebut prospek. Di ujung presentansi mereka dengan oretan di atas kertas mereka menyebutkan melia nature Indonesia atau MNI. Dengan percaya nggak percaya saya coba berdalih untuk mempelajari dulu dan kami bertukar nomor telepon.
                Berselang 2 hari ada lagi yang memprospek saya di sebuah warkop dengan sekolah yang biasa saya kongkow dengan saya, namun orang yang berbeda. Ternyata beda jaringan namun masih tetap Melia Nature Indonesia. Dan kejadian itu membuat saya menjadi agak yakin dengan peluang bisnis multilevel marketing ini. Namun saya bingung mau bergabung di jaringan yang mana. Ahkirnya ahkir bulan saya memutuskan untuk bergabung di jaringan orang yang memprospek saya pertama dengan berbagai pertimbangan.
                Singkat cerita dengan mengikuti serangkaian training, workshop, dan meeting leader yang di selenggarakan MLM itu, berjalan sekian bulan jaringan saya bertumbuh dan saya menjadi top leader di jaringan saya. Jaringan saya tersebar di Jakarta, Jawa Tengah, Manado, Bali dan NTT yang di pimpin oleh leader – leader ring 1 yang saya miliki. Saya mulai menikmati hasil dari MLM tersebut, saya  terkadang mendapat 170 ribu hinggan 340 ribu per hari dari setiap perkembangan jaringan saya dari segala line. Karena kawan saya tau saya adalah MLM, yang biasa berkumpul dengan saya menjauhi saya karena takut di prospek oleh saya. Saya tidak mundur malah semakin menggila dalam bisnis ini, dan ahkirnya sekian bulan saya jalani bisnis MLM ini saya mulai bisa mendapatkan target saya yaitu kemandirian ekonomi meski saya hancur – hancuram kerja keras mengembangkan jaringan saya dan sedikit kuwalahan mengatur waktu kerja sampingan dengan waktu sekolah yang dimana sudah tidak punya memiliki kawan di sekolah.
                Usaha dan pengorbanan saya tidak sia – sia, pada kelas 11 SMA semester 2 saya sudah mulai meminta papi saya tidak memberi uang jajan ke saya karena saya sudah lumayan memiliki tabungan dari hasil MLM yang saya jalani dan puji Tuhan adalah ketika itu saya sudah bisa membayar uang sekolah saya sendiri meski terkadang diam – diam papi saya sudah membayar via bank jadi saya dan papi saya dulu – duluan untuk bayar Spp sekolah saya. Naik di kelas 12 adalah tingkat kegalauan saya dimana bisnis yang saya jalani berjalan lumayan kencang namun saya harus focus juga ke pendidikan karena akan menghadapi Ujian Nasional.
                Pada Ahkirnya pada kelas 12 semester 2 frekuensi saya di bisnis yang saya jalani ini mulai menurun dan saya kurang membina juga menjaga komunikasi dengan jaringan saya sehingga perputaran  bisnis jaringan saya mulai melemah karena kepercayaan member – member baru mulai memudar kepada. Dan betul saya ketika sebelum menjelang UN bisnis yang saya rintis dari kelas 11 dengan pengorbanan, cacian dan hinaan orang, serta penolakan itu hancur lebur karena rontok jaringan saya satu per satu kecewa dengan bisnis MLM ini, sebenernya bukan sepenuhnya saya yang salah tapi karena juga mereka berfokus pada hasil bukan menstrategi proses supaya bisa mencapai yang mereka inginkan.

                Dari pengalaman saya ini cukup membuat saya bangga dengan diri saya dan saya mendapat pengakuan dari papi saya. Dan saya juga berhasil membuktikan kepada kawan – kawan yang memandang saya sebelah mata bahwa “ketika kita berani untuk keluar dari zona nyaman kita maka kita akan tau bagaimana cara untuk bertahan dan memperjuangkan impian. Jangan pernah takut bermimpi, karena ketika Tuhan berkehendak siapa yang bisa melawan?”


    Best Regards,