Perkenalkan nama saya Dwiyana Saputra mahasiswa semester 3 di Universitas Gunadarma Depok, saya ingin berbagi tentang manfaat integritas.
Apasih integritas? mungkin belum semua orang tau tentang ini. menurut saya pribadi integritas adalah karakter diri kita atau gambaran diri kita, dimana perkataan sama dengan perbuatan. Mungkin bisa disimpulkan menjadi komitmen.
Saya masih berusia 21 tahun sekarang, dan telat berkuliah karena saya seorang yatim piatu sehingga saya harus berusaha untuk mencari uang demi kehidupan saya beserta kaka adik saya. Kepolosan saya di dunia kerja mulai dari 17 tahun itu yang membentuk karakter saya. Saat ini saya bekerja di event organizer and production dan puji Tuhan saya dipercaya di usia saya untuk mengerjakan ini itu sesuai kapasitas saya, meski terkadang masih kurang dan butuh arahan.
Banyak orang bekerja berorientasi pada gaji saja, namun kualitas skill standar, berdasarkan pengalaman saya merekrut orang untuk bekerja. Gaji memang penting, semua butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita.
Namun hal pemting yang harus kita utamakan yaitu integritas kita, setelah kita bisa menunjukan integritas kita maka kita menunjukan kualitas diri kita juga. Percayalah kualitas itu akan sebanding lurus dengan gaji yang kita terima. Contoh sederhana gak akan mungkin seorang manager marketing dipilih hanya sekedar kecap nomor satu atau hisapa jempol, pasti man power yang dipilih adalah individu yang sudah teruji dan berpengalaman. Bukan hanya manager, seorang karyawan biasa yang memiliki intergritas diri juga akan dilirik untuk di promosikan sesuai dengan divisi yang terkait atau bahkan dipindahkan ke divisi lain dengan jabatan lebih tinggi sebagai ujian dalam proses berkarir.
Yakinilah ketika kita bekerja dengan berintegritas pasti tidak akan sia - sia, meskipun manusia tidak melirik kinerja kita tetap ingat Tuhan tidak tidur melihat anak - anaknya bertahan dijalan yang benar. Ketika kuasa Tuhan sudah bekerja yakinlah porsi kita sudah semakin besar diimbangi dengan integritas yang kita miliki.
Best Regards,
Dwiyana Saputra
Sabtu, 14 November 2015
Pengalaman Menjadi Marketing di Usia 16 tahun
Bekerja di usia muda memang tidak mudah, namun tidak ada kata tidak bisa jika kita mau berusaha dan berjuang demi masa depan yang lebih baik.
Perkenalkan saya Dwiyana, saya seorang mahasiswa semester 3 di Universitas Gunadarma Depok, di blog saya ini ini saya mau bercerita tentang pengalaman pribadi saya bekerja menjadi marketing. Berawal ingin mencari uang jajan tambahan saya berinisiatif untuk bekerja, tapi apa daya usia masih 16 tahun dan saya masih duduk di bangku SMA. Berusaha memutar otak ahkirnya di usia 17 tahun tepat di bangku SMA kelas 2 saya nekad unuk join di salah satu MLM, banyak yang menghujat namun banyak juga yang mendukung saya. Dan puji Tuhan saya berhasil menunjukan sedikit hasil kecil kepada orang yang menghujat saya, bukan untuk bermaksud sombong justru sebaliknya saya ingin mereka yang menolak saya berbalik menjadi bergabung setelah melihat hasil.
Berjalan hampir kurang 2 tahun, jaringan saya hancur tepat disaat 1 tahun saya lulus SMA, dan saat itu juga orang tua saya dipanggil Tuhan sehingga saya menyandang status sebagai yatim piatu. Tak putus asa saya berusaha mencari pekerjaan, meski harus menunggu sekitar berbulan-bulan untuk mendapatkan lowongan.
Ahkirnya yang saya tunggu tiba juga, saya mendapat tawaran pekerjaan sebagai penjaga toko disebuah pusat onderdil yang baru buka di kawasan Cinere. Ahkirnya saya memutuskan untuk interview di kantor pusatnya di daerah Fatmawati Jakarta Selatan. Setelah interview dengan seorang yang saya belum tau siapa dan apa jabatannya, saya ditawari langsung sebagai marketing bukan lagi sebagai penjaga toko, saya pun terkejut karena gak nyangka. Usut punya usut saya bertanya kepada satpam kantor tersebut, ternyata yang menginterview saya adalah seorang direktur operasional perusahaan tersebut. Saya pulang dengan rasa bersyukur, melamar sebagai penjaga toko malah ditawarin unutk jadi marketing dengan gaji dan bonus achievement yang lumayan untuk ukuran anak berumur 18 seperti saya ini, Tuhan Yesus memang baik.
Hari pertama sampai 3 bulan kerja saya di perusahaan dagang peralatan bengkel tersebut saya masih dianggap bulan madu dan belom terasa tekanan akan target marketing dan prospek klien yang harus dikejar. Masuk dibulan berikutnya, saya bersyukur ahkirnya pecah telor omset saya sekitar 15 juta, rasa bangga namun belum puas bercampur senang karena mendapat bonus cukup besar dari omset saya itu.
Berjalan sekitar setahun lebih saya bekerja di perusahaan tersebut, membuat pemikiran saya cukup berkembang dan lumayan ahli dalam komunikasi karena setiap harinya saya sebagai marketing harus berjumpa dengan orang yang baru dan harus pandai merayu untu dealing order produk yang sayajual. Ahkirnya hal itu mendatangkan kebaikan untuk saya, saya mendapat tawaran pekerjaan yang baru di perusahaan yang berbeda, kalau sebelumny perusahaan dagang sekarang perusahaan jasa yaitu Event Organizer dan berjalan hingga sekarang ini.
Artikel ini saya buat bukan untuk pamer siapa saya, betapa hebat saya atau apapun yang menyombongkan diri saya. Saya hanya berniat untuk berbagi cerita kepada orang yang membaca artikel saya ini, bahwa anak ingusan seperti saya yang belum tau tentang pekerjaan bisa membuktikan jika mau sedikit keluar dari zona nyaman maka kita bisa melihat betapa luas dunia ini dan betapa besar masih peluang kita unutk bisa berkembang dan berkarya. Tentu semua itu tetap karena kebaikan dan rencana Tuhan.
Best Regrads,
Dwiyana Saputra
Jenis dan Tipe Badan Manusia
Banyak
orang yang mengeluhkan tubuhnya, mungkin ada yang mengeluh kenapa terlalu kurus
atau mungkin terlalu gemuk. Pada dasarnya manusia memiliki gabungan genetika
dari orang tua sehingga tidak kita tidak bisa memilih bagaimana bentuk tubuh
kita ketika dilahirkan.
Pada
artikel ini saya ingin membahas tentang jenis
- jenis tubuh manusia. Menurut yang gua pelajari semenjak gua aktif di gym
dan gua pribadi ikut program bodybuilding. Karena rasa ingin tau gua, gua
ahkirnya otodidak dalam mempelajari dunia kesehatan sederhana.
Baiklah
tanpa basa basi kita akan bahas jenis – jenis tubuh, tapi sebelum itu kita
perlu mengetahui 2 tipe tubuh yaitu basah dan kering. Dikatakan basah bukan
karena kesiram air loh ya.. melainkan karena kadar lemak ditubuh itu tinggi sekitar
25%-30%, biasanya itu terjadi pada orang gemuk dan tubuh kering yaitu tubuh
yang kadar lemak tubuhnya rendah bahkan sangat rendah, sekitar 5%-20%.
Sekarang gua mau bahas tentang jenis-jenis
tubuh ada 3 jenis, diantaranya adalah:
1.
Jenis tubuh Ecthomorph
Biasanya orang yang berjenis tubuh
ectomorph ini cenderung sangat kurus dan
memiliki metabiolisme tubuh yang sangat tinggi. So.. kalo lu merasa makan lu
banyak, tapi kok badannya segitu-segitu aja, bisa kita simpulkan lu ectomorph.
2.
Jenis tubuh Mesomorph
Jenis tubuh mesomorph adalah jenis
tubuh yang sangat di idamkan oleh pria ya, kenapa? Karena tubuh mesomorph
adalah jenis tubuh yang sudah terlahir dengan pola atletis. Dengan metabolisme
tubuh yang tepat, sehingga sangat mudah dibentuk, so kalo lu merasa gak
olahraga, dan makan lu banyak tapi postur lu tetep kece, bisa kita simpulkan
kalo lu itu adalah mesomorph.
3.
Jenis tubuh Endomorph
Selanjutnya adalah endomorph, endomorph
adalah jenis tubuh yang metabolismenya paling lambat sehingga sangat mudah
menimbun lemak. Dan tubuh jenis ini sangat tinggi kadar lemak. So, kalo lu
merasa badan lu besar, gemuk, dan berlipat-lipat kita bisa menyimpulkan kalo lu
termasuk endomorph.
Nah itu dia tadi gua sedikit
berbagi apa yang gua tau tentang jenis dan tipe tubuh, karena gua bukan ahli di
bidangnya makanya gua jelasin dengan bahasa gua, semoga kalian bisa mencerna
dengan mudah dan bermanfaat buat kalian. Dan yang perlu kita sepakati, apapun
jenis tubuh kita, yakinin kalo kita bisa ngebentuk tubuh kita sesuai keinginan
kita. Gua yakin dengan tekad dan kemauan yang besar kita bisa dapatin apa yang
kita mau.
Thank you yang sudah baca
artikel sedeharna gua, sorry kalo gua terkesan gak sopan karena kata-kata gak
formal, tapi gua berusaha berbagi ilmu dengan bahasa sederhana.
Best Regards
Dwiyana Saputra
Minggu, 11 Oktober 2015
Koperasi (Pengertian, Bentuk dan Jenis, Sejarah, Fungsi dan Peran, Lambang Lama dan Lambang Baru serta maknanya )
Koperasi
adalah
unit usaha atau lembaga yang dibentuk guna kepentingan bersama yang
berlandaskan oleh prinsip ekonomi rakyat bedasarkan asas kekeluargaan.
Koperasi
ada beberapa bentuk dan jenis, diantaranya :
·
Koperasi menurut Fungsi
Bentuk koperasi menurut fungsi, yaitu:
o
Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi
Adalah koperasi yang
melakukan pembelian barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan anggotanya.
o
Koperasi penjualan/pemasaran
Adalah koperasi yang melakukan distribusi barang yang
dihasilkan oleh anggota kepada konsumen.
o
Koperasi produksi
Adalah koperasi yang
menghasilkan barang dan jasa dimana anggota sebagai karyawan dala produksi.
o
Koperasi jasa
Adalah koperasi yang
menyediakan pelayanan kepada anggotanya, seperti simpan pinjam, angkutan, dan
asuransi.
·
Koperasi berdasarkan tingkat dan luas
daerah kerja
Bentuk koperasi berdasarkan
tingkat dan luas daerah, yaitu:
o
Koperasi primer
Sebagai syarat
pembentukan koperasi ini adalah sebanyak 20 anggota perseorangan.
o
Koperasi sekunder
Adalah gabungan dari
badan – badan koperasi dengan cakupan daerah kerja yang lebih luas dari
koperasi primer. Koperasi sekunder dibagi menjadi 3, yaitu:
v Koperasi
pusat
Gabungan dari 5 koperasi primer sebagai
syarat minimum anggota
v Gabungan
koperasi
Gabungan dari 3 koperasi pusat sebagai
syarat minimum anggota
v Induk
koperasi
Gabungan dari 3 koperasi sebagai syarat
minimum anggota
·
Koperasi menurut status keanggotaannya
Bentuk dari koperasi menurut
status keanggotaannya, yaitu:
o
Koperasi produsen
Adalah koperasi yang
anggotanya adalah rumah tangga usaha
o
Koperasi konsumen
Adalah koperasi yang anggotanya
adalah pemakai barang dan jasa
Sejarah
Koperasi
Secara singkat koperasi
berawal dari abad ke-20, koperasi tumbuh dari kalangan rakyat yang sedang dalam
penderitaan ekonomi dan sosial karena sistem kapitalisme. Koperaso merupakan
hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang
sangat kaya. Beberapa orang yang sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas
sepakat untuk menolong dirinya sendiri dan sesamanya, karena terdorong oleh
penderitaan dan beban ekonomi.
Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja
Patih R. Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah bank untuk para
pegawai negeri, Beliau terdorong mendirikan bank tersebut karena terdorong
untuk menolong pegawai negeri dari lintah darat yang memberikan pinjaman dengan
bunga yang berlipat tinggi. Lalu motivasi tersebut diturunkan kepada seorang asisten
residen Belanda yang bernama De Wolffvan Westerrode, Ia menganjurkan supaya
Bank Pertolongan Tabungan diubah menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan
Pertanian. Karena bukan hanya pegawai negeri melainkan petani juga perlu
dibantu. De Wolffvan Westerrode juga mengubah bank tersebut menjadi koperasi,
lalu Ia juga mendirikan lumbung-lumbung desa untuk petani menyimpan padi pada
musim panen, dan memberikan pertolongan pinjaman padi kepada petani pada musim
paceklik. Ia juga berusaha menjadikan lumbung tersebut menjadi sebuah koperasi,
yaitu Koperasi Kredit Padi. Namun pemerintahan Belanda berbeda paham. Bank
Pertolongan, Tabungan dan Pertanian serta lumbung desa tidak dijadikan
koperasi, melainkan pemerintah Belanda mendirikan lumbung baru, Bank desa,
rumah gadai dan centarle kas yang kemudian menjadi Bank Rakyat Indonesia dan
dipimpin oleh pemerintah.
Pada jaman Belanda koperasi belum bisa
terlaksana karena:
·
Belum ada pemerintah atau non-pemerntah
yang memberikan penyuluhan tentang koperasi
·
Belum ada undang – undang tentang
koperasi
·
Pemerintaha jajaan sendiri tagu karena
khawatir membahayakan pemerintahan jajahan itu
Setelah
itu, mulai dikeluarkan peraturan tentang koperasi, diantaranya:
·
Peraturan Perkumpulan Koperasi No. 43,
Tahun 1915, lalu pada tahun 1927 dikeluarkan pula Peraturan No. 91, Tahun 1927,
yang mengatur Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi bagi golongan Bumiputra. Pada
tahun 1933, Pemerintah Hindia-Belanda menetapkan Peraturan Umum
Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi No. 21, Tahun 1933. Peraturan tahun 1933 itu,
hanya diberlakukan bagi golongan yang tunduk kepada tatanan hukum Barat,
sedangkan Peraturan tahun 1927, berlaku bagi golongan Bumiputra. Diskriminasi
pun diberlakukan pada tataran kehidupan berkoperasi.
·
Pada tahun 1908, Budi Utomo yang
didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk
memperbaiki kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op
de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe
Cooperatieve.
·
Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang
Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha
pribumi. Kemudian pada tahun 1929, berdiri
Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi.
·
Pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU
no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini
berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang
untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia.
·
Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947,
pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya.
Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Sekaligus
membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang
berkedudukan di Tasikmalaya (Bandung sebagai ibukota provinsi sedang diduduki
oleh tentara Belanda).
Fungsi
dan Peran Koperasi
Menurut Undang-Undang No. 25 tahun
1992 Pasal 4, yaitu:
- Pengembangan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat
- Berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia
- Memperkokoh perekonomian rakyat
- Mengembangkan perekonomian nasional
- Serta, mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa
Logo
Koperasi Lama dan Baru
Lambang Lama Koperasi
|
Lambang
|
Arti
|
|
Gerigi roda/ gigi roda
|
Upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. Hanya
orang yang pekerja keras yang bisa menjadi calon Anggota dengan memenuhi beberapa
persyaratannya.
|
|
Rantai (di sebelah kiri)
|
Ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang
kokoh. Bahwa anggota sebuah Koperasi adalah Pemilik Koperasi tersebut, maka
semua Anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang
mengikat sesama anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar
(AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Dengan bersama-sama bersepakat
mentaati AD/ART, maka Padi dan Kapas akan mudah diperoleh.
|
|
Kapas dan Padi (di sebelah kanan)
|
Kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat
secara umum yang diusahakan oleh koperasi. Kapas sebagai bahan dasar sandang
(pakaian), dan Padi sebagai bahan dasar pangan (makanan). Mayoritas sudah
disebut makmur-sejahtera jika cukup sandang dan pangan.
|
|
Timbangan
|
Keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
Biasanya menjadi simbol hukum. Semua Anggota koperasi harus adil dan seimbang
antara "Rantai" dan "Padi-Kapas", antara
"Kewajiban" dan "Hak". Dan yang menyeimbangkan itu adalah
Bintang dalam Perisai.
|
|
Bintang dalam perisai
|
Dalam perisai yang dimaksud adalah Pancasila,
merupakan landasan idiil koperasi. Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah
yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang mendengarkan
suara hatinya. Perisai bisa berarti "tubuh", dan Bintang bisa
diartikan "Hati".
|
|
Pohon Beringin
|
Simbol kehidupan, sebagaimana pohon dalam Gunungan wayang
yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa
Arab "Hayyu"/kehidupan). Timbangan dan Bintang dalam Perisai
menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi.
|
|
Koperasi Indonesia
|
Koperasi yang dimaksud adalah koperasi rakyat Indonesia,
bukan Koperasi negara lain. Tata-kelola dan tata-kuasa perkoperasian di luar
negeri juga baik, namun sebagai Bangsa Indonesia harus punya tata-nilai
sendiri.
|
|
Warna Merah Putih
|
Warna merah dan putih yang menjadi background logo menggambarkan sifat nasional Indonesia.
|

·
Lambang Baru Koperasi
- Lambang Koperasi Indonesia
dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan
kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa
Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan,
variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan
dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.
- Lambang Koperasi Indonesia
dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin
yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
- Sebagai gerakan koperasi di
Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
- Sebagai dasar perekonomian
nasional yang bersifat kerakyatan;
- Sebagai penjunjung tinggi
prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
- Selalu menuju pada keunggulan
dalam persaingan global.
- Lambang Koperasi Indonesia
dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern,
menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan
zaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks
Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna
adanya ikatan yang kuat, baik di dalam lingkungan internal Koperasi
Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya.
- Lambang Koperasi Indonesia
yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain
Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel
melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan
serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan
rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya.
- Lambang Koperasi Indonesia
dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang
terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh
kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh
Indonesia.
- Lambang Koperasi Indonesia
menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat :
- Tulisan : Koperasi
Indonesia yang merupakan identitas lambang;
- Gambar : 4 (empat)
kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran
yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan
seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan
berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia.
- Tata Warna :
v Warna hijau muda dengan kode warna
C:10,M:3,Y:22,K:9;
v Warna hijau tua dengan kode warna
C:20,M:0,Y:30,K:25;
v Warna merah tua dengan kode warna
C:5,M:56,Y:76,K:21;
v Perbandingan skala 1 : 20.
Bahan Analisa
Koperasi sekolah sering juga disebut
dengan Koperasi Siswa. koperasi yang keanggotaannya murid sekolah tersebut baik
negeri maupun swasta.
Fungsi koperasi sekolah adalah sebagai berikut:
·
wadah untuk mendidik kesadaran
berkoperasi di kalangan anggota atau siswa
·
Koperasi sekolah mengajarkan siswa
dalam mengembangkan sifat wirausaha kepada siswa dengan tidak perlu menunggu
lepas dari sekolah
·
juga membantu memenuhi kebutuhan
siswa, manfaat koperasi sekolah pasti sangat dirasakan para siswa dengan adanya
koperasi sekolah.
Ciri-Ciri Koperasi Sekolah
- Koperasi sekolah didirkan dalam
rangka kegiatan belajar mengajar para siswa di sekolah
- Para anggota yang berasal dari
para siswa sekolah yang bersangkutan
- Bentuk koperasi tidak berbadan
hukum, namun hanya terdaftar pada Kandep Koperasi Pembinaan Pengusaha
Kecil (PPK) kodya/kabupaten.
- Berfungsi sebagai laboratorium
dalam pengajaran koperasi sekolah
Tujuan Koperasi Sekolah
Adapun tujuan koperasi sekolah dalam
mendidik para siswa, antara lain sebagai berikut..
- Mendidik menanamkan dan
memelihara suatu kesadaran hidup gotong royong dan setia kawan serta jiwa
demokrasi diantara para siswa
- Memupuk dan juga mendorong
tumbuhnya kesadaran serta semangat berkoperasi serta wirausaha siswa.
- Meningkatkan dengan pengetahuan
dan juga keterampilan berkoperasi yang berguna bagi para siswa untuk bekal
terjun ke masyarakat
- Menunjang program dalam
pembangunan pemerintah di sekotar perkoperasian melalui program pendidikan
sekolah
- Membantu dan juga melayani dengan pemenuhan kebutuhan ekonomi para siswa melalui pengembangan pelaku kegiatan usaha
Kesimpulan :
Koperasi tidak hanya sebatas beranggotakan pegawai dan petani saja seperti pada awal pembentukannya yang bertujuan untuk membantu pegawai dan petani lepas dari jeratan hutang kepada lintah darat dengan sisten koperasi yang menerima simpanan dan memberikan pinjaman, Semakin berkembangnya jaman dari sejak merdeka hingga sekarang koperasi pun ikut berkembang. Sebagai bahan analisa yang saya pilih adalah Koperasi Sekolah, karena menurut saya semua orang pernah terlibat langsung pada saat jenjang sekolah mulai dari SD, SMP, bahkan SMA. Yang saya maksud terlibat langsung di koperasi sekolah adalah seorang murid yang membeli alat tulis dan buku, atau orang tua murid yang membeli seragam untuk anaknya, atau bahkan seorang murid yang menjadi anggota koperasi dengan menabung. Kehadiran koperasi sekolah sangat berdampak bagi murid sesuai dengan tujuan dan fungsi dari koperasi sekolah tersebut.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi
http://www.artikelsiana.com/2015/04/pengertian-koperasi-ciri-ciri-tujuan-fungsi.html#
Jumat, 31 Juli 2015
PDB, Pertumbuhan dan Perubahan Struktur Ekonomi
- PDB (Produk Domestik Bruto)
PDB atau Produk Domestik Bruto adalah nilai
keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah
tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun). PDB berbeda dari produk nasional bruto
karena memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang
bekerja di negara tersebut. Sehingga PDB hanya menghitung total produksi
dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan
dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. Sebaliknya, PNB
atau Produk Nasional Bruto memperhatikan asal usul faktor produksi yang
digunakan.
Sebagai contoh Negara A hanya memproduksi,menjual, dan mengkonsumsi buah
Apel dalam ekonominya. Tahun 2012, ada 1 milyar Apel terjual dalam
ekonominya, dengan harga Rp500/apel. Maka GDP Negara A pada tahun 2012
itu adalah Rp500 milyar (harga x volume).
Nah, lalu di tahun 2013,
Negara A dapat memproduksi 1.2 milyar buah Apel. Penduduk Negara A
mengkonsumsi 1.1 milyar Apel dan sisa 100 juta Apel sisanya diekspor ke
Negara B. Semua Apel dijual pada harga Rp600/apel. Maka berapa GDP
Negara A?
Berarti GDP Negara A adalah Rp600 milyar, yang berasal dari 1.2 milyar buah Apel dikali dengan harganya Rp600/apel. Hasil pendapatan dari Ekspor juga termasuk dalam perhitungan GDP. Maka pertumbuhan GDP Negara A adalah 20% di tahun 2013 ke Rp600 milyar dari Rp500 milyar di 2012.
Semakin
tinggi populasi penduduk suatu Negara, biasanya GDP Negara tersebut
juga makin tingi, dibandingkan Negara dengan populasi sedikit. Maka agar
adil, biasanya kita juga menggunakan GDP per Capita yang membagi nilai
GDP dengan jumlah penduduknya. Contoh di Negara A diatas, misal pada
tahun 2013 populasinya mencapai 5 juta orang. Maka GDP per Capita Negara
A adalah Rp100,000.
- Pertumbuhan dan Perubahan Struktur Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan perekonomian suatu negara secara berkesinambungan untuk menuju kepada keadaan yang lebih baik selama periode tertentu, atau juga suatu proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan melalui kenaikan pendapatan nasinonal.
Pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi Indonesia sudah terjadi sejak masa kemerdekaan pada tahun 1945, masa
orde lama, masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) maka dari itu
Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi.
Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik
yang dinamis walaupun akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan
ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi, di antaranya yaitu:
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perubahan struktur ekonomi, di antaranya yaitu:
a. faktor produksi
b. faktor investasi
c. faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
d. faktor kebijakan moneter dan inflasi
e. faktor keuangan negara
Adapun teori tentang pertumbuhan ekonomi yang pernah dikemukakan oleh beberapa orang dan menjadi aliran-aliran pertumbuhan ekonomi, diantaranya:
a. Aliran Klasik
Teori Adam Smith mengemukakan pertumbuhan ekonomi bertumpu pada adanya pertambahan jumlah penduduk, karena dengan adanya pertambahan jumlah penduduk maka akan terjadi penambahan output.
Teori David Ricardo mengemukakan pertumbuhan penduduk yang besar akan menyebabkan jumlah tenaga kerja yang melimpah, sementara kelimpahan tenaga kerja akan menyebabkan upah menjadi turun.
b. Aliran Neo-Klasik
Teori Robert Solow mengatakan pertumbuhan ekonomi bersumber pada manusia, akumulasi modal, pemakaian teknologi modern, dan hasil atau output.
Teori Joseph Scumpeter mengutarakan proses pertumbuhan ekonomi merupakan proses inovasi atau pembaruan dalam cara produksi yang lebih efisien yang dilakukan oleh para produsen atau inovator.
c. Aliran Modern
Pada aliran modern hanya mengacu pada beberapa hal, seperti:
- kualitas SDM dan kemajuan teknologi
- energi
- kewirausahaan
- bahan baku
- material
Langganan:
Postingan (Atom)
