Perkenalkan nama saya Dwiyana Saputra mahasiswa semester 3 di Universitas Gunadarma Depok, saya ingin berbagi tentang manfaat integritas.
Apasih integritas? mungkin belum semua orang tau tentang ini. menurut saya pribadi integritas adalah karakter diri kita atau gambaran diri kita, dimana perkataan sama dengan perbuatan. Mungkin bisa disimpulkan menjadi komitmen.
Saya masih berusia 21 tahun sekarang, dan telat berkuliah karena saya seorang yatim piatu sehingga saya harus berusaha untuk mencari uang demi kehidupan saya beserta kaka adik saya. Kepolosan saya di dunia kerja mulai dari 17 tahun itu yang membentuk karakter saya. Saat ini saya bekerja di event organizer and production dan puji Tuhan saya dipercaya di usia saya untuk mengerjakan ini itu sesuai kapasitas saya, meski terkadang masih kurang dan butuh arahan.
Banyak orang bekerja berorientasi pada gaji saja, namun kualitas skill standar, berdasarkan pengalaman saya merekrut orang untuk bekerja. Gaji memang penting, semua butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita.
Namun hal pemting yang harus kita utamakan yaitu integritas kita, setelah kita bisa menunjukan integritas kita maka kita menunjukan kualitas diri kita juga. Percayalah kualitas itu akan sebanding lurus dengan gaji yang kita terima. Contoh sederhana gak akan mungkin seorang manager marketing dipilih hanya sekedar kecap nomor satu atau hisapa jempol, pasti man power yang dipilih adalah individu yang sudah teruji dan berpengalaman. Bukan hanya manager, seorang karyawan biasa yang memiliki intergritas diri juga akan dilirik untuk di promosikan sesuai dengan divisi yang terkait atau bahkan dipindahkan ke divisi lain dengan jabatan lebih tinggi sebagai ujian dalam proses berkarir.
Yakinilah ketika kita bekerja dengan berintegritas pasti tidak akan sia - sia, meskipun manusia tidak melirik kinerja kita tetap ingat Tuhan tidak tidur melihat anak - anaknya bertahan dijalan yang benar. Ketika kuasa Tuhan sudah bekerja yakinlah porsi kita sudah semakin besar diimbangi dengan integritas yang kita miliki.
Best Regards,
Dwiyana Saputra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar