Selasa, 28 April 2015

Pengalaman Bekerja Sebagai Marketing

Haloo Blogger, saya kembali akan bersharing lagi nih tentang hidup saya. Bercerita pengalaman saya ketika lulus kuliah dan diposisi sebagai 2 tahun berjalan sebagai anak yatim. Ternyata ketika lulus Tuhan ijinkan papi saya yang dipanggil pulang ke rumah Bapa. Dengan hanya menyandang predikat lulusan SMA saya merasa bingung, karena juga saya hanya memiliki basic pengalaman sebagai MLM semasa sekolah. Bermodal nekad dan ingin tetap memiliki kemandirian ekonomi saya jujur mengeyampingkan kuliah karena kabarnya yang saya dengar kuliah membutuhkan biaya yang mahal. Disamping itu kaka saya masih berkuliah dan adek saya pun masih smp. Saya lebih memikirkan mereka yang dimana kaka saya masih menjalankan program sarmag S2 di Univ. Gunadarma menjadi kan saya lebih memilih untuk memprioritaskan kaka adik saya, selain itu mereka wanita yang harus bekerja dengan otak tidak seperti saya pria yang bisa bekerja dengan fisik.
Berawal dari ke nekatan saya ini saya membuat cv yang merujuk refrensi dari google, dengan berbekal ijazah SMA lulusan IPS. Ahkirnya saya mencoba peruntungan saya melamar pekerjaan dikantor – kantor di kawasan sudirman dan hebatnya saya dilepeh mentah- mentah karena saya hanya lulusan SMA. Saya tidak menyerah, dengan gigih saya coba untuk membroadcast dari BBM ke kontak BB saya dengan kalimat “ Need Job Vacancy” dan bersyukur dari broadcast saya itu ada kontak saya yang merespon, yaitu om saya sendiri. Ternyata kantor om saya sedang membutuhkan OB, saya berpikir sekitar 2 hari, apa iya saya hanya menjadi OB? Itu pekerjaan yang menurut saya jauh dari ekspektasi saya. Ahkirnya terbesit di benak saya “Gengsi tidak membuat hidup kita bergengsi, tetapi usaha dan kerja keras bisa menjadikan hidup kita bergengsi”. Tanpa piker panjang saya ambil lowongan sebagai OB di salah kantor di kawasan Semanggi. Dan saya piker lumayan untuk memenuhi kebutuhan saya tanpa mengutik kaka adik saya. Dan juga menjadi batu loncatan saja.
Berjalan 6 bulan sebagai OB saya mulai menikmati pekerjaan saya, yang disuruh untuk fotocopy, disuruh untuk mengantar berkas dari lantai ke lantai, dan sampa menyediakan minum untuk staff sampai diminta tolong membelikan makan siang karyawan kantor. Ternyata Tuhan Berkehendak lagi saya dipertemukan dengan teman SD saya dan ternyata perusahaan ayahnya membutuhkan karyawan di bagian sales counter atau bisa di bilang penjaga toko lah yaa. Saya berpikir lagi dan berdiskusi dengan om saya, dan ahkirnya menemukan keputusan saya ambil kesempatan sebagai penjaga toko itu. resign sebagai OB dan saya mencoba interview di perusahaan yang membutuhkan penjaga toko itu. Ternyata yang menginterview saya adalah langsung Direktur Operasional, karna ternyata saya menjadi titipan ayahnya kawan SD saya itu supaya diterima. Setelah di interview dengan DIrut Operasional itu saya di hadapkan dengan Manager Marketing di perusahaan tersebut. Melihat CV saya dengan berbekal lulusan SMA IPS dan memiliki pengalaman MLM, Manager Marketing itu tertarik untuk merekrut saya.
Seminggu berjalan sebagai penjaga toko hamper setiap hari saya di control langsung oleh Manager Marketing yang dating ke toko tempat saya kerja. Dan tepat di 3 minggu saya dinilai memiliki kinerja yang lebih cocok untuk mengejar bola bukan menunggu seperti yang saya kerjakan saat itu. saya ditawari untuk menjadi marketing yang berjualan dengan berkeliling atau menhampiri konsumen. 3 bulan berlalu dan hebatnya saya tidak memiliki omset sama sekali karena memang saya belum memliki konsumen tetap sehingga tidak ada repeat order atau orderan baru. Dan saya mulai merasa lemas karena tepat masa probation saya di 3 bulan itu saya belum pecah telur (bahasa marketing ketika belum dapat omset untuk memenuhi target).
Perjuangan saya berlanjut dan saya masih di beri kesempatan dan ahkirnya di bulan 5 perusahaan tempat saya bekerja mengadakan pameran di PRj kemayoran dan disitu lah kesempatan besar saya untuk meraup omset yang besar. Dengan bantuan marketing senior sebagai rekan saya di pameran itu ahkirnya saya berhasil pecah telur dengan nilai jual yang saya hasilkan sekitar 15 juta selama 3 hari. Ahkirnya saya lega dan saya dipanggil untuk bertemu dengan Manager Marketingnya dan ternyata mngucapkan selamat, dan selain itu saya mendapat tugas tambahan untuk memaintanance client. Yang di percayakan kepada saya diluar didugaan karena clientnya adalah ATPM besar kebetulah saya perusaaan dibidang otomotif seperti tyre service dan equipment workshop, ATPM itu diantaranya adalah Suzuki, KIA, Hyundai, Ford, dan Chery dimana  itu adalah dealer dealer besar yang memiliki banyak cabang yang tersebar.
Benar saja pada bulan 6 saya dipromosikan sebagai Excecutive Marketing dengan plafon target 250 juta per bulan. Bukan sombong tapi dengan client yang lumayan seperti Suzuki yang sekali order bernilai besar itu masih target yang kecil selain harga barang yang memang tinggi. Dan ahkirnya target saya terpenuhi dan bersyukur terkadang bisa melampaui.

Saya berkerja di perusahaan itu hanya sekitar 9 bulanan kurang karena saya mendapatkan lowongan kerja baru yang direkemondasikan oleh rekan gereja saya. Sharing saya Selanjutnya saya akam bercerita tentang pekerjaan baru saya. Sekian dulu yaa Blogger. Thank you..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar