Kemiskinan di Indonesia menjadi masalah klasik yang belum terselesaikan karena semakin hari bertambah usia Indonesia terjadi peningkatan jumlah penduduk yang tidak terkendali.
Dan sumber daya manusia di indonesia yang kurang akan bekal pengetahuan atau pun skill tidak siap untuk bersaing di dunia kerja. kembali lagi kepada persoalan perekonomian Indonesia yang belum bisa memenuhi standar pendapatan perkapita sehingga para sumber daya manusia yang tidak mampu hanya mengenyam pendidikan hanya sebatas kemampuan yang membiayai dan mereka memilih terjun ke dunia kerja dengan bekal pengetahuan minim dan dengan gaji sekedarnya.
Dengan kejadian seperti itu bagi si kaya yang mampu untuk bersekolah hingga ke perguruan tinggi bahkan perguruan tinggi ke luar akan mendapat pekerjaan dengan gaji yang baik, sedangkan si miskin yang hanya mampu sebatas strata SMP atau SMA bahkan atau hanya SD cuma bisa menerima nasib dengan keadaan yang ada. Dari hal seperti akan muncul kesenjangan di antara penduduk di Indonesia yang sangat ketara, karena terlihat jelas perbedaan antara si kaya dan si miskin.
Kemiskinan dan kesejangan sosial adalah hal yang mungkin hampir tidak terpisahkan. Memang dalam target pemasaran ada yang namanya segmentasi target. Dimana costumer akan dikelompokan dan pilah apakah sesuai dengan target dari penjualan. Namun apakah dalam kehidupan masyarakat harus terjadi perbedaan? saya rasa tidak, karena semua manusia sebetulnya memiliki kesempatan dan hak serta kewajiban yang sama. Hanya saja pola pikir, tekad, dan semangat individu yang berbeda dalam mencapai cita-cita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar