Kamis, 30 Juli 2015

Usaha Kecil dan Menengah

Usaha kecil dan menengah sekarang ini mulai mejamur di Indonesia guna menunjang ekonomi yang mandiri dan menambah penghasilan bagi pegusahan itu sendiri.

Disamping itu pemerintah juga mendukung usaha kecil dan menengah ini agar masyarakat kalangan menengah kebawah tetap bisa berusaha dan diharapkan bisa menjadi usaha yang berkembang besar.

Salah satu dukungan pemerintah adalah melalui koperasi yang dibentuk pemerintah guna menyalurkan dana kredit pinjaman uang untuk modal para pengusaha kecil dan menengah atau UKM.

Berikut ini adalah manfaat dukungan pemerintah pada UKM untuk menyokong perekonomian nasional Indonesia :
  1. Menyerap Lebih Banyak Pekerja
UKM ini dianggap sebagai penyerap tenaga kerja paling banyak dibandingkan dengan badan usaha milik negara atau swasta lainnya. Seperti kita tahu bahwa kebanyakan perusahaan kelas atas akan memerlukan tenaga professional terampil dengan pendidikan tinggi. Meninggalkan yang tidak memiliki pendidikan tinggi tanpa pekerjaan. Beruntunglah dengan adanya UKM maka lapangan kerja terbuka lebih maksimal dan menyerap lebih banyak pekerja bahkan yang memiliki pendidikan paling rendah.
  1. Menambah Pemasukan Devisa Negara
Beberapa produk UKM berskala menengah telah berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor sehingga menambah pemasukan negara, tidak hanya dari segi migas saja. Potensi ini akan terus bertambah apabila negara semakin mendukung perkembangan UKM, melihat potensi secara teliti dan memodali dengan pendanaan yang lebih baik.
  1. Memaksimalkan Potensi Sumber Daya Alam
Dengan adanya dukungan pemerintah dalam membantu membiayai usaha kecil dan menengah maka akan merangsang lebih banyak orang dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka. Tentu saja ini lebih baik daripada apabila SDA kita dikuasai oleh orang asing. Hal ini juga dapat membuat kita lebih independen dalam SDA seperti bahan pangan dan pakaian agar tidak selalu tergantung pada hasil impor akibat perdagangan bebas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar